ANALISIS PENGETAHUAN PEKERJA TENTANG SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI PT BRANTAS ABIPRAYA (PERSERO) JAKARTA TIMUR
KHALIL PUTRA
Documents Available
Chapter 1-3 (Preview)
Publicly accessible
Full Text (Complete)
Library members only
To access full text, please log in as a library member. If not registered, visit the library to register.
Thesis Information
Author
KHALIL PUTRA
Student ID
432022731013
Type
Skripsi
Year
2026
Faculty
Fakultas Ilmu Kesehatan
Study Program
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Advisor 1
Aisy Rahmania, M.KKK
Keywords
Abstract
Kebakaran merupakan bencana yang dapat menimbulkan kecelakaan berisiko yang sangat tinggi, baik material maupun korban jiwa. Sistem proteksi kebakaran memiliki peran penting dalam mencegah serta menanggulangi bahaya kebakaran di lingkungan kerja. penelitian ini untuk mengetahui Analisis pengetahuan pekerja mengenai sistem proteksi kebakaran di PT. Brantas Abipraya (Persero). Jenis Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang berisi 40 pertanyaan berdasarkan Permen PU No. 26 Tahun 2008. Sampel penelitian dengan minimal 69 pekerja tingkat 1 dan mendapatkan 70 responden ditentukan dengan teknik total random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (64,3%), sedangkan sebagian lainnya berada pada kategori cukup (34,3%) dan kurang (1,4%). Aspek yang paling dipahami pekerja adalah penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan nilai rata-rata (84,82%)dan untuk aspek Hydrant dengan nilai rata rata 76,53%, untuk aspek tempat evakuasi dan titik kumpul dengan nilsi rata rata (78,41%) dan sedangkan untuk penanggulan bencana dengan nilai rata rata (82,63%) dan untuk rata rata keseluruhan dengan nilai (80,60%) Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan pekerja tingkat 1 tentang sistem proteksi kebakaran di PT. Brantas Abipraya (Persero) secara umum cukup baik, namun masih diperlukan pelatihan rutin dan sosialisasi lebih lanjut guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.