Login for full access

Pengaruh Risiko Kredit, Risiko Likuiditas, dan Risiko Operasional terhadap Kinerja Bank dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Bank Umum Syariah yang Tercatat dalam Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) pada Periode 2021–2024)
Skripsi

Pengaruh Risiko Kredit, Risiko Likuiditas, dan Risiko Operasional terhadap Kinerja Bank dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Bank Umum Syariah yang Tercatat dalam Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) pada Periode 2021–2024)

FEBRI FITRAH MULIAWAN

2026
Year
9
Views

Documents Available

Chapter 1-3 (Preview)

Publicly accessible

Full Text (Complete)

Library members only

To access full text, please log in as a library member. If not registered, visit the library to register.

Thesis Information

Author

FEBRI FITRAH MULIAWAN

Student ID

432022422025

Type

Skripsi

Year

2026

Faculty

Fakultas Ekonomi & Manajemen

Study Program

Manajemen

Advisor 1

Dra. Rahma Yudi Astuti M.E.Sy.

Keywords

Risiko Kredit Risiko Likuiditas Risiko Operasional Kinerja Keuangan Capital Adequacy Ratio (CAR).

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada periode 2021–2024, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan data panel pada 3 bank syariah yang terdaftar di ISSI, melibatkan analisis regresi panel dengan model Fixed Effects. Variabel dependen yang digunakan adalah Return on Assets (ROA), sedangkan variabel independen yang dianalisis adalah Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Selain itu, CAR digunakan sebagai variabel moderasi untuk menguji apakah kekuatan permodalan memperkuat atau memperlemah hubungan antara risiko-risiko tersebut dengan kinerja bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit (NPF) dan risiko operasional (BOPO) memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kinerja bank, sementara risiko likuiditas (FDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja bank. Selain itu, CAR terbukti memoderasi pengaruh risiko kredit terhadap kinerja bank, yang menunjukkan bahwa bank dengan CAR tinggi lebih mampu menahan dampak negatif dari peningkatan NPF. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pembiayaan dan efisiensi operasional merupakan faktor utama dalam meningkatkan profitabilitas bank syariah, sementara likuiditas belum menjadi penentu signifikan. Selain itu, kecukupan modal terbukti berperan penting dalam mendukung kinerja keuangan perbankan syariah di Indonesia.

Global Search

Search books, e-books, thesis, news...

Tekan Esc atau klik di luar untuk menutup

HOME E-Book E-Thesis

Video Profil Perpustakaan UNIDA Gontor

Hubungi Kami

WhatsApp

Chat langsung