Pengaruh Literasi Zakat, Literasi Digital, dan Ekspektasi Kinerja terhadap Minat Mahasiswi dalam Membayar Zakat melalui Platform Digital: Studi pada Laziswaf UNIDA Gontor
NUR LAILATUL FAJRIA
Documents Available
Chapter 1-3 (Preview)
Publicly accessible
Full Text (Complete)
Library members only
To access full text, please log in as a library member. If not registered, visit the library to register.
Thesis Information
Author
NUR LAILATUL FAJRIA
Student ID
U202601130XME
Type
Skripsi
Year
2026
Faculty
Fakultas Syariah
Study Program
Hukum Ekonomi Syariah
Advisor 1
Ainun Amalia Zuhroh, M.H
Keywords
Abstract
Kesenjangan antara potensi zakat nasional dengan realisasi penghimpunan yang masih sekitar 10%, serta rendahnya partisipasi muzakki akibat keterbatasan infrastruktur, transparansi, dan literasi digital, menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam tata kelola zakat. Di sisi lain, fenomena digitalisasi yang telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk praktik ibadah seperti penyaluran zakat, menuntut adanya penguatan literasi zakat dan literasi digital, serta peningkatan ekspektasi kinerja platform digital agar dapat mendorong minat mahasiswi dalam menyalurkan zakat melalui LAZISWAF UNIDA Gontor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh Literasi Zakat, Literasi Digital, dan Ekspektasi Kinerja secara parsial maupun simmultan terhadap minat mahasiswi dalam menyalurkan zakat melalui platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswi Universitas Darussalam Gontor dan selanjutnya dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 100 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil pengujian menunjukkan bahwa literasi zakat dan literasi digital berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap minat membayar zakat digital, dengan nilai p-value masing-masing lebih besar dari 0,05 dan t-statistik lebih kecil dari 1,96. Sebaliknya, ekspektasi kinerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,626, p-value 0,009, dan T-statistik 2,600. Secara simultan, ketiga variabel independen menjelaskan 63,7% variasi minat mahasiswi, artinya ketiga variable memberikan pengaruh positif namun hanya ekspektasi kinerja yang memberikan pengaruh significant. Implikasi penelitian ini mengungkapkan bahwa literasi zakat merupakan landasan normatif, namun bukan faktor penentu perilaku. Meskipun mahasiswi memiliki keterampilan teknis yang baik, keterbatasan akses terhadap gadget membuat literasi digital tidak cukup kuat untuk memengaruhi minat. Sebaliknya, persepsi penggunaan, motivasi extrinsik, dan kenyamanan menjadi pendorong utama, dengan ekspektasi kinerja terbukti signifikan sehingga manfaat fungsional lebih menentukan dibandingkan literasi zakat maupun literasi digital. Oleh karena itu, LAZISWAF disarankan menyediakan platform zakat digital sendiri demi menyediakan layanan zakat digital dikalangan mahasiswi.