Fenomena Komunikasi Terapeutik Komunitas Selempang Mera Aba Idi dalam Proses Penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa Pasca Pasung
Sri Wahyuningsih Wahyuningsih
Article Access
Open in Open Journal
View full article
Abstract
Komunikasi terapeutik menjadi sangat krusial dalam proses penyembuhan orang dengan gangguan jiwa pasca pasung secara terus menerus. Di samping itu, pasien gangguan jiwa sering kali membahayakan orang lain maupun dirinya sendiri, sehingga dilakukan pasung sebagai bentuk pengendalian perilaku mereka agar tidak membahayakan orang lain. Namun, praktik pasung untuk ODGJ bukanlah solusi yang sepenuhnya baik sehingga pasung dilepas dan ODGJ memelukan pengobatan secara berkelanjutan. Maka dengan dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menggali, mengeksplorasi fenomena komunikasi terapeutik yang diterapkan oleh Komunitas Selempang Mera Aba Idi dalam penyembuhan ODGJ pasca pasung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Subjek penelitiannya adalah tenaga kesehatan, dan keluarga pasien. Sedangkan objek penelitiannya adalah komunikasi terapeutik, tantangan, dukungan, serta hambatan Komunitas Selempang Mera Aba Idi dalam proses penyembuhan ODGJ pasca pasung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan bahan audio visual. Lokasi penelitian ini dilakukan di Omben Sampang Madura. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah komunikasi terapeutik dari komunitas Selempang Mera Aba Idi beserta keluarga sangat penting dalam penyembuhan orang dengan gangguan jiwa pasca pasung, dukungannya berupa bentuk terapi biomedis maupun rehabilitasi mental dalam proses pemulihan. Terdapat hambatan kepatuhan obat, wali ODGJ yang kurang kooperatif, komunikasi dalam bahasa antara tenaga kesehatan dengan keluarga maupun ODGJ, distribusi obat.
Article Information
Journals
ETTISAL
Year
2025
Publish Date
03 Dec 2025