Resepsi Pembacaan Surah Al-Mulk Sebagai Dzikir dan Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Kecerdasan Spiritual ( Study Living Qur'an di Asrama Raudhatul Qur'an, Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan Jombang )
AISY TAUFIQURRAHMAN
Documents Available
Full Text (Complete)
Library members only
To access full text, please log in as a library member. If not registered, visit the library to register.
Thesis Information
Author
AISY TAUFIQURRAHMAN
Student ID
432022231016
Type
Skripsi
Year
2025
Faculty
Fakultas Ushuluddin
Study Program
Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Advisor 1
Rochmad S.Th.I, M.A, Ph.D.
Keywords
Abstract
Penelitian ini berawal dari tradisi pembacaan Surah Al-Mulk di Asrama Raudhatul Qur’an Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, yang diperkenalkan oleh pengasuh asrama, Gus Muhammad Ainur Rifqi yang sebelumnya juga mempraktikkan tradisi serupa saat belajar di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin. Selain alasan keagamaan, praktik ini juga dipicu oleh kondisi sosial-kultural asrama di mana sebelumnya sering terjadi fenomena supranatural sehingga mempengaruhi ketenangan dan kegiatan ibadah para santri. Karena itu, pembacaan Surah Al-Mulk dianjurkan sebagai ikhtiar perlindungan sekaligus pembinaan spiritual bagi para santri. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik amalan pembacaan Surah Al-Mulk di Asrama Raudhatul Qur’an Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang, menguraikan pengalaman dan persepsi individu santri terhadap amalan pembacaan. Surah Al-Mulk dan mengetahui pengaruh pembacaan Surah Al-Mulk terhadap Kecerdasan spiritual santri dalam beribadah. Penelitian ini merupakan peneitian lapangan Living Qur’an dengan model kulaitatif, yaitu pemaparan data dengan deskripsi dari fenomena yang terjadi pada objek penelitian, dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dari santri dan pengurus. Data kemudian dianalis menggunakan analisis data intraktif yang dilakukan dalam tiga langkah yaitu data reduction, data display dan Verification dand verifyng Conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan Surah Al-Mulk di Asrama Raudhatul Qur’an yang dilakukan setiap malam setelah salat Isya menjadi wirid wajib santri dan memberi dampak spiritual yang nyata. Melalui teori Wolfgang Iser, santri sebagai implied reader aktif membangun makna Surah Al-Mulk sebagai sumber perlindungan dan ketauhidan, sementara konsep Wirkung menunjukkan pengaruh positif berupa ketenangan, peningkatan fokus, serta kemudahan menghafal Al-Qur’an bagi 18 santri dan ketenangan ibadah bagi 28 dari 41 santri. Berdasarkan teori Karl Mannheim, santri memaknai pembacaan ini sebagai rutinitas wajib keagamaan yang diajarkan oleh Gus Rifqi (makna objektif), merupakan pengalaman spiritual pribadi di mana sebagian besar santri merasakan peningkatan semangat ibadah (makna ekspresif), serta tradisi religius yang telah membentuk identitas pesantren (makna dokumenter). Secara keseluruhan, 29 dari 41 santri mengalami peningkatan kecerdasan spiritual yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi kajian Living Qur’an lain, khususnya terkait hubungan antara pembiasaan membaca surah tertentu dengan perkembangan spiritual di lingkungan pesantren.