Login for full access

Analisis Strategi Pembelajaran Individual dalam Pendidikan Agama Islam pada Materi Aqidah Akhlak bagi Siswa Autis dan Tuna Grahita di Sekolah Luar Biasa C Pertiwi Ponorogo
Skripsi

Analisis Strategi Pembelajaran Individual dalam Pendidikan Agama Islam pada Materi Aqidah Akhlak bagi Siswa Autis dan Tuna Grahita di Sekolah Luar Biasa C Pertiwi Ponorogo

ALDY

2025
Year
18
Views

Documents Available

Chapter 1-3 (Preview)

Publicly accessible

Full Text (Complete)

Library members only

To access full text, please log in as a library member. If not registered, visit the library to register.

Thesis Information

Author

ALDY

Student ID

432022111014

Type

Skripsi

Year

2025

Faculty

Fakultas Tarbiyah

Study Program

Pendidikan Agama Islam

Advisor 1

Dr. Syarifah M.Pd.I

Keywords

Autis Tuna Grahita Pendidikan Agama Islam Strategi Pembelajaran SLB C Pertiwi Ponorogo

Abstract

Strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah luar biasa pada siswa autis dan tuna grahita di SLB C Pertiwi Ponorogo, guru menerapkan berbagai macam strategi dan metode yang disesuaikan dengan kemampuan individu siswa. Metode yang digunakan antara lain ceramah sederhana, demonstrasi, drill, modelling, dan PECS, yang disertai dengan penggunaan model pembelajaran seperti individual learning, kooperatif, behavioristik, serta experiential learning. Strategi ini diperkaya dengan penggunaan media visual, audiovisual, konkret, dan digital interaktif agar siswa lebih mudah memahami nilai-nilai agama secara nyata dan menyenangkan. Pendekatan tersebut tidak hanya membantu siswa dalam memahami konsep Aqidah Akhlak, pembiasaan ibadah sehari-hari, tetapi juga menumbuhkan sikap religius, kemandirian, serta kemampuan sosial yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui karakteristik siswa autis dan tuna grahita di SLB C Pertiwi Ponorogo, (2) untuk mengetahui strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi kebutuhan belajar mereka.(3) untuk mengetahui apa saja kendala yang muncul selama proses pembelajaran serta solusi yang dikembangkan guru untuk mengoptimalkan penerapan strategi PAI di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada pengumpulan data berbentuk kata-kata melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Untuk memastikan keakuratan temuan, peneliti menerapkan triangulasi, melakukan validasi langsung kepada informan, serta merefleksikan proses penelitian secara berkelanjutan. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui pengujian credibility, dependability, dan confirmability sehingga hasil penelitian memiliki tingkat kepercayaan dan objektivitas yang kuat. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan: (1) karakteristik siswa autis dan tuna grahita di SLB C Pertiwi Ponorogo ini mempuyai karakteristik yang beragam baik dari segi perilaku, kemampuan kognitif maupun cara berinteraksi dengan lingkungan. (2) Strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah luar biasa pada siswa autis dan tuna grahita di SLB C Pertiwi Ponorogo, guru menerapkan berbagai macam strategi dan metode yang disesuaikan dengan kemampuan individu siswa. Metode yang digunakan antara lain ceramah sederhana, demonstrasi, drill, modelling, dan PECS, yang disertai dengan penggunaan model pembelajaran seperti individual learning, kooperatif, behavioristik, serta experiential learning. Strategi ini diperkaya dengan penggunaan media visual, audiovisual, konkret, dan digital interaktif agar siswa lebih mudah memahami nilai-nilai agama secara nyata dan menyenangkan. (3) Guru di SLB C Pertiwi Ponorogo menghadapi beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajaran, antara lain perilaku tantrum pada anak autis, perubahan mood yang tidak stabil pada anak tunagrahita, serta keterbatasan sarana dan media belajar. Namun demikian, guru mampu mengatasinya melalui strategi pengalihan aktivitas, pemberian reinforcement positif, penyesuaian metode belajar, serta penciptaan suasana kelas yang tenang dan kondusif. Penelitian memberikan saran untuk peneliti selanjutnya: (1) Guru diharapkan terus mengembangkan kreativitas dalam memilih dan memadukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa. (2) Orang tua diharapkan dapat menjalin kerja sama yang baik untuk memperkuat hasil pembelajaran di sekolah. (3) Diperlukan dukungan kebijakan dan fasilitas yang memadai untuk sekolah luar biasa, termasuk pelatihan bagi guru PAI dan penyediaan media pembelajaran adaptif. (4) Penelitian berikutnya disarankan menelusuri efektivitas masing-masing metode atau model pembelajaran terhadap peningkatan aspek tertentu, seperti kemampuan sosial atau kemandirian spiritual siswa berkebutuhan khusus, agar diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik pembelajaran inklusif di bidang Pendidikan Agama Islam.

Global Search

Search books, e-books, thesis, news...

Tekan Esc atau klik di luar untuk menutup

HOME E-Book E-Thesis

Video Profil Perpustakaan UNIDA Gontor

Hubungi Kami

WhatsApp

Chat langsung